Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Risalatul Mahidh

  Permulaan Haid Bagi Wanita Usia paling muda waktu keluar darah haid bagi seorang anak wanita, ialah berumur 9 tahun  Qamariyah Taqriban  (kira-kira). Adapun pengertian  taqriban  atau kira-kira ialah, apabila seorang anak wanita yang cukup umur 9 tahun kurang 16 hari dan malamnya ke atas (waktu yang cukup digunakan paling sedikitnya haid dan paling sedikitnya suci), mengeluarkan darah, maka tidak dihukumi haid, tetapi dihukumi darah istihadlah atau darah rusak  ( Fathul Qarib  pada  Hamisy Al Bajuri :1/112 dan  Abyanal Hawaij:  11/268)

Risalatul Mahidh

  Definisi Haid Haid menurut bahasa artinya ialah mengalir. Adapun menurut istilah Syara’, yang dinamakan haid ialah darah yang kebiasaan keluar dari  farji  (kemaluan) seorang wanita yang telah berusia sembilan tahun, bukan karena melahirkan, dalam keadaan sehat dan warnanya merah semu hitam menghanguskan  (Fathul Qarib :10).   Dasar Hukum Haid Adapun dasar hukum Haid adalah firman Allah  Subhanahu wa Ta‘ala  dalam Alqur’an sebagai berikut:

Nadzom Alala

  Kitab Alala Fi Terjemah ﴾ Mencari Teman ﴿ 3. Jo takon songko wong siji takono kancane # َ Kerono sak temene kanca manut kang ngancani. َ “  Tidak perlu engkau bertanya tentang kepribadian seseorang, lihat saja temannya, karena seseorang akan mengikuti apa yang dilakukan teman-temannya ” َ4.  Yen ono konco olo lakone ndang dohono # َ Yen ono konco bagus enggal ndang kancanono “ Bila temannya tidak baik maka jauhilah dia secepatnya, dan bila temannya baik maka temanilah dia kamu akan mendapatkan petunjuk ”

Nadzom Alala

  Kitab Alala Fi Terjemah ﴾ Mencari Teman ﴿ 3. Jo takon songko wong siji takono kancane # َ Kerono sak temene kanca manut kang ngancani. َ “  Tidak perlu engkau bertanya tentang kepribadian seseorang, lihat saja temannya, karena seseorang akan mengikuti apa yang dilakukan teman-temannya ” َ4.  Yen ono konco olo lakone ndang dohono # َ Yen ono konco bagus enggal ndang kancanono “ Bila temannya tidak baik maka jauhilah dia secepatnya, dan bila temannya baik maka temanilah dia kamu akan mendapatkan petunjuk ”

Safinatun Najah

    Kitab Safinatun An Najah Fi Terjemah MUQADDIMAH Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji hanya kepada Allah Tuhan semesta alam, dan kepadaNya jualah kita memohon pertolongan atas segala perkara dunia dan akhirat. Dan shalawat serta salamNya semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW Penutup para nabi, juga terhadap keluarga, sahabat sekalian. Dan tiada daya upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Perkasa. Rukun Islam ada lima perkara, yaitu: 1. Bersaksi bahwa tiada ada tuhan yang haq kecuali Alloh Subhaanahu wa Ta'aala dan Nabi Muhammad Sholalloohu 'Alayhi wa Sallam adalah utusanNya. 2. Mendirikan sholat (lima waktu). 3. Menunaikan zakat. 4. Puasa Romadhan. 5. Ibadah haji ke baitullah bagi yang telah mampu melaksanakannya  

Safinatun Najah

   Kitab Safinatun Naja Fi Terjemah Bersuci Memakai Batu  Syarat boleh menggunakan batu untuk beristinja ada delapan, yaitu: 1. Menggunakan tiga batu. 2. Mensucikan tempat keluar najis dengan batu tersebut. 3. Najis tersebut tidak kering.   4. Najis tersebut tidak berpindah. 5. Tempat istinja tersebut tidak terkena benda yang lain sekalipun tidak najis. 6. Najis tersebut tidak berpindah tempat istinja (lubang kemaluan belakang dan kepala kemaluan depan) . 7. Najis tersebut tidak terkena air . 8. Batu tersebut suci.  

Haidh

Haidh Pengertian Haid